image
Awan panas Gunung Agung .. Mirip apa ?

Solobrita.Com – Sebulan terakhir , media dipenuhi dengan berita-berita tentang erupsi Gunung Agung Bali .
Pariwisata Bali jelas terganggu dengan pemberitaan yang seakan tiada henti sebulan terakhir ini padahal tidak semua daerah di Bali mengalaminya .

Beberapa negara pun mengeluarkan travel warning ke warga negaranya agar tidak mengunjungi Bali .
Presiden Jokowi yang mengetahui penurunan tajam wisatawan ke Bali langsung bergerak cepat mengunjungi Bali ditemani sejumlah menteri dan putranya kaesang .
Jokowi seakan berpesan bahwa Bali sudah aman dan wajib dikunjungi .

image

Namun tahukah kamu , dibalik Erupsi gunung agung di bali , ternyata menyisakan duka yang mendalam bagi kita.
Dikutip dari liputan6.com , meski tak menelan korban, akibat erupsi gunung berapi ini banyak penduduk yang harus di evakuasi dari rumah dan desanya menuju camp penampungan.

Dibalik bencana erupsi gunung agung ada foto menarik yang bermunculan di media sosial, salah satunya dari akun @pendaki_lestari.

Akun instagram yang memposting tentang serba-serbi pendakian ini mengunggah sebuah foto erupsi gunung agung dengan awan panas yang dimuntahkan. Dalam foto tersebut ia memberikan keterangan sebagai berikut “foto erupsi gunung agung yang paling viral ini menyerupai/mirip salah satu tokoh dalam dunia pewayangan. Bila kita flashback 2010 silam saat erupsi gunung merapi juga ada awan erupsi atau wedhus gembel yang menyerupai mbah semar dan mbah petruk. Wallahualam bishawab” terangnya dalam unggahan foto tersebut.

image
Dari ilmu cocokologi ini . Mirip apa coba ?

Diakhir postingan akun ini memberi note bahwa foto ini hanya sekedar cocokologi saja tanpa ada unsur syirik.

Meski demikian netizen ramai mengomentari. Salah satunya adalah akun @ardhy29 “pas awal photo tersebar sebetulnya pengen bilang itu mirip karakter pewayangan indonesia, tapi yah ntar jadi rame, namun masyaallah kekuasaan allah itu luar biasa” ungkapnya.

Akun lain seperti @andikguava dan @yung_team_apollo hanya memberi komentar “subhanllah”.

Bagaimana menurutmu ?

Iklan