Uniknya Somalia , Karena Uang Melimpah , Warga Rame-Rame Jual Uangnya

image

Warga Somalia jualan uang untuk dapat uang

Solobrita.Com – Yang namanya orang bekerja pasti butuh uang , tapi kalau uang sudah berlebih dan melimpah ruah apakah orang masih mau bekerja ?

Hal ini terjadi di Somalia , banyak uang yang dimiliki masyarakat di negara itu tak membuat mereka disebut orang kaya.
Bahkan Somalia disebut sebagai negara dengan sebutan termiskin dan terbelakang di dunia.
Memang tiap warganya memiliki banyak sekali uang tunai, meski begitu tetap saja negara ini dicap paling miskin..Hayo ada yang tahu anehnya dimana ?

Sekedar informasi , hampir setiap orang di negara Somalia berasal dari keluarga yang mempunyai uang yang berlimpah. Bahkan banyak anak-anak menenteng sekoper penuh uang saat berkeliaran di mana-mana. Ini justru tak seimbang karena tingkat inflasi di negara ini terlalu tinggi hingga mencapai angka tak masuk akal.

Uniknya, meskipun uang disini begitu banyak, mereka tak membutuhkan mata uang negara mereka sendiri, masyarakat disini lebih memilih menukar uang negara mereka dengan dollar.

Disebuah pasar bernama Hargeisa, banyak tumpukan uang Shilling (mata uang lokal Somalia) yang berlimpah. Untuk nilai 1 USD dapat ditukar dengan sekitar 7000 Shilling. Bisnis tukar menukar uang mulai menjamur dan dilegalkan negara sejak rakyat ingin menukar uang lokal mereka ke mata uang asing yang dianggap memiliki nilai tukar lebih tinggi.

Turis maupun masyarakat tak perlu khawatir, sebab pasar ini aman dari segala perampokan , lha mau ngerampok apa wong perampoknya sendiri juga sudah punya uang banyak .

Kamu mau uang banyak , pindahlah ke Somalia !

Library : infodunia

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s