Sadis , Guru Pencak Silat Hajar Muridnya Hingga Tewas

image

Solobrita.com – Pencak silat adalah cabang olah raga bela diri yang keras .
Meskipun tergolong olah raga keras , tidak sedikit yang menyukai olah raga ini , termasuk anak-anak.

Dalam tingkatannya , seharusnya anak-anak memang tidak perlu diajarkan yang berat-berat atau istilahnya harus dibatasi , karena fisik pastilah belum sekuat orang dewasa.
Dan kalau dilanggar memang bisa berakibat fatal.

Seperti halnya yang terjadi pada salah satu perguruan pencak silat di Kediri ini.
Seorang murid bernama Viko Sandi Pratama harus kehilangan nyawanya saat berlatih.
Kematian Viko Sandi Pratama (15) murid perguruan pencak silat berbuntut panjang. Tiga orang instruktur perguruan pencak silat yang menjadi pelaku penganiayaan telah ditahan di Mapolres Kediri Kota, Sabtu (7/1/2016).

Ketiga pelaku penganiayaan masing-masing, Khoirudin (26) dan Ageng Hartono (19) keduanya warga Banyakan, serta Agus Hasanudin (27) warga Grogol, Kabupaten Kediri.
Tersangka bakal dijerat dengan pasal 80 ayat 1 dan ayat 3 UU RI No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman maksimal pasal ini 15 tahun penjara.

Korban Sandi meninggal setelah mendapatkan pukulan dan tendangan dari ketiga pelaku yang bertindak selaku instruktur silat.
Saat itu korban yang murid perguruan pencak silat berlatih di Desa Sendang, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Materi latihan terdiri tendangan, roll dan salto.
Selain korban, ada tiga rekannya yang ikut berlatih bersama. Kasus itu terjadi saat korban bersama temannya sedang berlatih rutin.
Oleh ketiga pelaku, korban diperintah berdiri dengan posisi kuda-kuda. Kemudian diminta tahan napas dan ditendang pelaku ke arah perut.

image

Ilustrasi tendangan ke ulu hati

Setelah mendapatkan tendangan, korban warga Desa Maron, Kecamatan Banyakan sempat mengeluh kesakitan dan merintih karena sesak napas.

Pelaku yang juga instrukturnya tersebut sempat menolong dengan mengurut dadanya namun korban terus merintih.  Mengetahui muridnya kesulitan bernapas, ketiga pelaku kemudian membawa korban ke RSM Achmad Dahlan, Kota Kediri. Namun nyawanya tidak tertolong.
Diduga penyebab kematian korban karena ada tendangan yang mengenai ulu hati. Akibatnya korban sulit bernapas dan kemudian pingsan.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar kepada wartawan menjelaskan, ketiga orang guru silat dijadikan tersangka karena masing-masing melakukan tendangan dan pukulan ke arah dada dan perut korban.

Pukulannya ada yang mengepal dan tangan terbuka,” jelasnya.

Terkait pukulan dan tendangan yang menjadi penyebab kematian korban polisi masih menunggu hasil visum et repertum dari dokter forensik.

“Dari pengakuan pelaku masing-masing melakukan dua kali tendangan dan satu kali pukulan,” jelasnya.

Polisi mengamankan barang bukti milik korban, terdiri pakaian lengan panjang dan celana panjang warna hitam dan celana dalam warna cokelat.

Library : suryamalang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s