Curhatan Elma Theana Soal Padepokan Gatot Brajamusti

image

Solobrita.com – Gatot Brajamusti , yang saat ini terjerat kasus narkoba , nyatanya mempunyai kasus yang tidak kalah hebohnya , yaitu kedekatannya dengan beberapa artis cantik , salah satunya adalah Elma Theana.

Kasus hukum yang menjerat mantan Ketua Umum Parfi, Gatot Brajamusti hingga kini masih terus bergulir di Polda Metro Jaya dan Polda NTB.
Namun begitu, kisah kelam hidup bersama Gatot Brajamusti dan padepokan yang didirikan pria kelahiran Sukabumi, 29 Agustus 1962 itu masih terus bergulir dan masih jadi bahan perbincangan menarik di kalangan masyarakat.

Bahkan mantan murid Gatot, Elma Theana pun mengakui bahwa sejak kenal dan dekat dengan Gatot, kehidupan pribadi wanita kelahiran Jakarta, 3 Oktober 1974 itu berjalan tak semestinya dan terkesan tak normal. Hal itu diungkapkan Elma saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (5/9).

“Gara-gara kenal dan ikut Gatot, kehidupan pribadi saya hancur lebur dan berjalan tidak normal. Saya jadi tidak mengurus suami, hilanglah kewajiban seorang istri. Sehingga rumah tangga saya berantakan. Anak juga saya tinggal, jadi kalau misal mau ke mana, pikiran saya nggak bisa berjalan normal,” ungkap Elma Theana.

Elma sendiri mengakui, selama bergabung dengan padepokan Gatot di kawasan Sukabumi, Jawa Barat, Elma mengaku sangat nyaman karena Gatot sangat peduli kepada dirinya dan mengerti keresahan yang dirasakannya. Namun hal itu malah membuat kehidupan pribadinya malah berantakan.

“Selama di sana, saya merasakan kenyamanan karena dia sangat merangkul saya dan mengerti apa yang saya rasakan. Saya dibuat enggak perduli dengan keluarga dan anak. Dan parahnya lagi, selama saya di sana nasehat keluarga tidak pernah saya dengarkan karena saya selama di sana sama sekali tidak pernah merasakan keganjilan apa-apa. Sampai pada suatu ketika saya merasa ada yang salah dari kehidupan saya dan ketika saya sadar semuanya telah hancur,” tambah adik kandung Rency Milano itu.

Elma sendiri mengaku sejak kedatangan Reza Artamevia di Padepokan Gatot Brajamusti, dirinya jadi jarang datang ke padepokan dan itulah yang membuatnya sadar bahwa banyak ajaran yang diajarkan Gatot menyimpang.

“Dulu saya sempat intens di sana sampai 3 bulan, namun sejak Reza datang dan Gatot sepertinya malah fokus ke Reza dan saya akhirnya putuskan untuk tidak terlalu intens di sana (padepokan). Paling saya hanya datang seminggu sekali, karena memang sejak awal keluarga sangat menentang saya dekat dengan Gatot. Dan saat di sana (padepokan) pun saya sama Reza juga sudah saling cuek-cuekan, ibaratnya saya lebih kepada membawa diri saya sendiri, urusan pribadi masing-masing. Puncaknya, di tahun 2011 saya merasa apa yang diajarkan dia (Gatot) salah dan akhirnya saya memutuskan untuk kabur dan kembali menjalani kehidupan normal sampai sekarang,” tegasnya.

“Saat memutuskan untuk pergi pun saya enggak pamitan sama Reza dan juga enggak pamitan sama Gatot dan Teh Dewi, dan sampai sekarangpun saya sudah putuskan hubungan dengan mereka karena belakangan saya menganggap ada yang salah dari apa yang diajarkan AA kepada murid-muridnya,” tutupnya.

Library : beritasatu

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s