Ngeri…mayat wanita dijual 200 juta untuk dijadikan pengantin

image

Ilustrasi mayat wanita

Solobrita.com – Mungkin dari kita pernah mendengar tentang makam orang china yang dibongkar perampok spesialis makam.
Karena memang saat jenasah orang China meninggal memang disertakan barang-barang berharga yang dimilikinya.

Jangankan orang China , didaerah kita pun sering kita jumpai , seseorang yang meninggal dibekali dengan benda kesayangannya, entah bola , handphone atau yang lainnya. Inipun pernah beberapa kali terjadi di daerah admin sendiri.

Namun , di Cina sana , ternyata bukan hanya harta yang menjadi incaran para perampok tersebut karena setiap yang berharga dan bisa menjadi uang akan terus menjadi sasaran mereka yang mencari kekayaan dengan jalan yang salah.
Seperti maraknya perampokan makam khususnya mayat perempuan di pedesaan Cina,

Mayat perempuan yang dicuri  tersebut, untuk dijadikan syarat ritual “pernikahan arwah” bagi pria bujangan yang meninggal dunia.
Karena menurut kepercayaan yang telah menjadi tradisi di pedesaan Cina sejak 3.000 tahun silam, setiap pria bujangan yang meninggal harus disertai ‘pengantin‘ wanita saat dikuburkan.
Apabila tidak diyakini nasib buruk akan menimpa bagi satu keluarga yang titinggalkan oleh pria bujangan tanpa wanita di sisinya tersebut.

Oleh karena itulah, demi mencegah roh pria bujangan tidak gelisah di alam baka serta nasib sial yang akan menimpa keluarganya, maka harus disediakan satu mayat perempuan untuk dikuburkan bersama jenazah pria itu. Bahkan bagi keluarga kaya sanggup membayar harga mayat perrmpuan hingga £ 10.000 (sekitar Rp 200 juta) untuk dijadikan “pengantin“.

Walau praktik aneh ini sudah lama dilarang di bawah pemerintahan komunisme Cina, akan tetapi kini nampaknya mulai marak kembali. Seperti yang dibuktikan langsung oleh The Sunday Telegraph, yang baru-baru ini mengunjungi Desa Dongbao di Provinsi Shanxi, wilayah utara Cina, yang telah mengalami 15 kali kasus pencurian mayat dalam tiga tahun terakhir, serta 15 orang kasus lainnya di wilayah lainnya.

Seperti diketahui, pemujaan leluhur sangat mengakar pada budaya Cina,diantaranya banyak orang akan membakar uang palsu dan berbagai macam upeti lain untuk orang mati dalam acara Upacara Membersihan Kubur setiap bulan April. Dan bagi keluarga yang menjadi korban perampokan mayat ini, akan sulit melakukan sembahyang di makam mendiang keluaragnya.

Nenek saya sekarang harus berkeliaran ke alam lain, mengalami siksa akhirat menyakitkan,” kata Jiang Chaohui, 43, ahli waris jenazah bibi tua dan neneknya yang dicuri.

Ritual ‘Pernikahan Arwah’ sendiri telah berkembang sejak abad 17 sebelum masehi di Cina. Walau terus diberantas hingga hampir setengah abad oleh pemerintahan Komunis Cina, namun takhayul ini masih tetap bertahan.
Ritual ini merupakan penguburan ulang jenazah perempuan di samping jenazah pria bujangan dengan iringan gong dan genderang yang dimainkan oleh para saudara dan kerabatnya.

Bagi mereka yang tidak mendapatkan mayat perempuan, ada beberapa keluarga yang terpaksa menggunakan “istri” buatan berupa patung perak terbuat dari kue tepung dan menggunakan kacang hitam untuk mata. Namun, di beberapa masyarakat yang hidup di pedalaman masih percaya, jika gagal menyediakan mayat yang nyata, maka arwah yang mati bisa kembali menghantui keluarga dan membawa kemalangan.

Namun uniknya , di sebuah rumah yang disebut rumah Jing Gouzi ini, orang bisa membeli jenazah. Dan di beberapa tahun terakhir ini di Cina tumbuh subur pasar gelap yang menjual kerangka tubuh manusia sebagai pendamping upacara ‘Pernikahan Arwah’, karena booming ekonomi di negeri Tirai Bambu itu, semakin banyak warga yang mampu membeli dan berani membayar dengan imbalan tinggi untuk memenuhi kebutuhan upacara pernikahan arwah bagi keluarga yang mereka cintai.

Sebuah media Cina menyebutkan, bagi kerangka atau sisa jenazah perempuan muda yang baru saja dikubur harganya lebih mahal di pasar gelap, tapi jenazah perempuan yang sudah membusuk masih dapat direkayasa menggunakan kawat agar bisa diberi pakaian sebelum dimakamkan. Bahkan agen perjodohan juga menyediakan jasa seorang perempuan sebagai pengiring jenazah pria bujangan yang meninggal dunia atas persetujuan keluarga, cara ini lebih ditoleransi oleh otoritas dari pada perdagangan mayat ilegal.

Benar-benar mengerikan , bagaimana menurut anda ?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s