image

Solobrita.com – Seperti yang sudah admin janjikan kemarin, kali ini admin akan menuliskan pengalaman admin pertama kali bertemu ibu negara , ibu Iriana Jokowi .

Kebetulan admin adalah salah satu karyawan di sebuah supermarket di wilayah kota Solo ( admin di bagian apa , tidak usah disebutin ya ). Kebetulan juga , supermarket tempat kerja admin lumayan dekat dengan rumah bapak presiden Jokowi, ya kurang lebih 1,5 km lah.

Oya..admin sendiri sebenarnya sudah dua kali bertemu beliau.
Pertama kali bertemu , admin tidak menyangka kalau itu ibu negara…cara berpakaian beliau juga sangat sederhana sekali , memakai celana panjang bahan warna hitam dan atasan memakai seperti sweeter ..atau semacamnya lah , seperti ibu-ibu kebanyakan , waktu itu tidak memakai kerudung…sederhana sekali , tidak tampak mewah memang.

Seperti kita ketahui, keluarga bapak Jokowi memang suka tampil sederhana ..walau sekarangpun sudah menjadi orang nomor satu di negri ini , sepertinya kesederhanaan beliau dan keluarga tetap menjadi tradisi…ini bisa jadi contoh bagi siapa saja , terutama bagi OKB alias Orang Kaya Baru.
Jadi kalau di media atau di TV bapak Jokowi dan keluarganya tampil sederhana itu memang sudah tradisi dan bukan pencitraan….ini diperkuat dengan perkataan teman-teman admin yang kebetulan rumahnya tidak jauh dari rumah pak Jokowi , dan kalau masih tidak percaya juga , silahkan dibuktikan pas acara Car Free Day setiap hari minggu di Jalan Slamet Riyadi Solo , karena keluarga Jokowi sering kali ikut berolahraga dan berkumpul dengan masyarakat di sini, bahkan tidak tampak adanya pengawalan ( walaupun pasti ada , namun kamu pasti tidak akan tahu mana paspampresnya ) .
( Baca dulu : Sedang hamil , menantu Jokowi sambangi klinik sederhana di Solo

Seperti hal nya saat berbelanja kemarin…
Walaupun mungkin sering masuk tivi , namun kalau bertemu langsung kan belum pernah.
Waktu itu beliau ditemani dengan pembantunya , hanya berdua saja….ya seperti ibu-ibu rumah tangga lainnya kalau berbelanja, milih-milih cabe dan sejenisnya sendiri , namanya juga ibu-ibu ya gitu lah…lumrah…kemudian timbang dan bayar di kasir…kalau kamu bertemu atau papasan pasti ‘gak tahu kalau ini ibu negara.

Ada customer , bilang ke admin , ” mas tadi ada ibu negara belanja , saya minta foto bareng ” , dia mau bu? iya mau mas “, katanya girang.
Oh, iya pas beliau udah keluar , selang beberapa waktu kemudian beberapa laki-laki berpakaian batik masuk mobil dan mengikuti mobilnya…woo…ini to paspampresnya yang dari tadi nunggu diluar.

Kemudian admin nanya ke kasir, karena kebetulan waktu itu bulan puasa dan mendekati lebaran , ” tadi dikasih pitrah ( angpau ) ‘gak sama ibu negara buat lebaran ? ” …ya enggak lah , jawab kasirnya..” lha kamu ‘gak minta , bu nyuwun pitrahe ngono ( bu , minta angpaunya , gitu ) “..kata admin lagi…gerrr…gerr-nya berantakan,..

Nah, pada pertemuan kedua ( ceile…pertemuan cuy bahasanya ) , kali ini beliau ditemani putranya Kaesang. Eh ternyata si Kaesang ini malah lebih tinggi dari kakaknya si Gibran …dan juga lebih murah senyum dan ramah.
Kalau Gibran yang juga sering berbelanja , orangnya cenderung diem dan kurang senyum…jadi kesannya kurang friendly gitu deh.,bahkan admin saja belum pernah dengar sekalipun suaranya ( emang gibran penyanyi min ? ).

Nah, setahu admin kalau si Kaesang ini orangnya friendly dan kocak …ingat ‘gak waktu di twitter beberapa waktu lalu , si Kaesang mengomentari cantiknya anak menteri Susi, kemudian Agung Hercules ikut mengomentari ” ayo sikat bro “…eh si Kaesangnya balesin ” Gak berani om , dia kan anak menteri “…gerrr.., lha diakan anak presiden…kocak amat nih anak.

Nah , kemarin pas belanja menemani ibunya si Kaesang ini hanya memakai celana kolor ( celana basket )…anak presiden emang ‘gak boleh pake kolor min ?

Ibu negara nanya ke admin ” mas tempat garam dimana ya ? ..oh disini bu , sambil admin mengantarkan ke tempat garam , ” mas garamnya bukan tempatnya ” kata kaesang sambil ketawa , ibu Iriana pun ikut tertawa , ” walah saya kira tempatnya bu ” kata admin sambil mengantarkan ke pajangan garam .
Sebenarnya admin tahu , ibu negara ini pasti juga tahu dimana tempatnya garam , karena sering berbelanja disini..tapi ya basa-basi lah , orang jawa kan suka begitu , seperti admin kalau berbelanja ke tempat lain, pura-pura nanya tempatnya apa gitu kek , biar ada komunikasi , kan lebih enak kalau ada komunikasi…ini trik ya…kamu juga boleh meniru…kalau kamu mau meniru , tandanya kamu orangnya ramah …hehehe…

Setelah selesai ,kemudian transaksi di kasir , ibu negara menunggu di tempat duduk , sementara yang membayar anaknya Kaesang.
Nah , ni temen-temen pada mau minta foto .aku bilang ” lha ibunya lagi di CFC  , mau makan kayaknya…” waduh …ya udah nanti tunggu aja selesai makan “
Ternyata ibu Iriani hanya numpang duduk aja sambil menunggu Kaesang menyelesaikan transaksi di kasir , belum selesai transaksi , beliau malah langsung masuk mobil …” wah ‘gak jadi minta foto deh “, kata admin .

Eh , masih ada Kaesang di Kasir , akhirnya SPG kita yang minta ke Kaesang ” mas mau minta fotonya bisa ‘gak ? …” Ya mbak , sebentar ya , masukin barang dulu “, kata Kaesang .
Padahal , kita pikir ‘gak foto sama ibu negara ‘gak papa , foto sama anaknya saja.
Ternyata dia manggil ibunya , dan ternyata  ibu Iriana mau keluar mobil dan mau berfoto sama kita-kita.
Kita ‘gak nyangka lho , ibu negara mau keluar dari mobilnya lagi untuk foto bersama kita-kita , beneran , suwer deh .
Akhirnya jadilah foto ini .

image

Alangkah sederhana dan ramahnya beliau , bahkan mobilnya saja bukan mobil sekelas artis-artis ibukota…kamu tahu kan mobil apa itu yang difoto …ya ” hanyasi Juke ” bukan Alphard , apalagi Lamborgini , kalau mobilnya si Gibran sih sama kaya punya bapaknya Innova …bukan lamborgini juga , padahal kalau mau beli sih pasti bisa …wong dianya pengusaha catering dan resto yang bertebaran di Solo…

Lha foto Kaesang mana..?
Lho , kita malah lupa ..gak foto sama dia , kemana ya dia…mungkin malu karena pake kolor ..dan langsung masuk mobil…
Hahaha…kocak bener ni anak …
…Anda belum beruntung nak ..tidak foto sama kita-kita ( kebalik ya…)
Dan ternyata , kali ini beliau hanya ditemani anak dan pak sopirnya saja yang kira-kira berusia 60 tahunan….tanpa pengawalan Paspampres .

Catatan : Artikel ini ditulis dengan jujur dari hati yang paling dalam dan tanpa ada unsur pencitraan.

Iklan