image

Solobrita.com – Seperti yang sudah diberitakan di sejumlah media, hari ini tragedi kecelakaan yang melibatkan kereta listrik terjadi lagi di Jakarta, tepatnya di perlintasan Muara Angke.

Sebuah kereta rel listrik (KRL) akhirnya menabrak Metromini yang menerobos palang kereta, akibatnya , metromini terseret hingga 200 meter dan menyebabkan 18 orang tewas.

Menurut salah seorang saksi mata yang kebetulan adalah petugas kebersihan disana, Metromini tersebut menerobos palang kereta yang belum sepenuhnya tertutup, dan pas ditengah-tengah rel , naasnya mesin mati , akhirnya tabrakan tak dapat dihindarkan..” mungkin mesin mati saat tepat diatas rel, mungkin daya magnet yang kuat saat kereta sudah dekat tersebut yang menyebabkan mesin metromini tersebut “, kata petugas kebersihan tersebut.

Pejabat Humas PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ), Eva Chairunnisa, mengatakan KRL yang terlibat kecelakaan adalah KRL Nomor 1528 rute Jatinegara-Bogor. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.48 WIB.Saat ini KRL masih dalam proses evakuasi di Stasiun Angke.
KRL akan ditarik mundur ke arah Jatinegara dan akan dibawa ke dipo untuk perbaikan,” ujarnya , sebagaimana dikutip dari Tempo.

Kecelakaan itu menyebabkan gangguan dalam sistem perjalanan KRL di Jakarta. Setidaknya, selama proses evakuasi berlanjut, waktu tempuh KRL di jalur kecelakaan itu akan menjadi lebih lama. “Kami mengimbau pengguna jasa KRL, khususnya yang akan menggunakan relasi Jatinegara dan sebaliknya, menggunakan transportasi lain,” ucapnya.

Sementara itu Pamenwas Polres Jakarta Barat Kompol Iman Santoso mengatakan saat ini sudah ada 18 tewas dalam kecelakaan KRL VS Metro Mini di perlintasan Stasiun Angke.
Jumlah korban tewas mencapai 18 orang tersebut akhirnya dibawa ke RS Sumber Waras dan di RSCM .

Selain korban tewas, korban luka-luka saat ini masih dalam penanganan tim medis di rumah sakit , yaitu  satu korban luka di di RS Tarakan dan lima korban luka di Sumber Waras.
Kereta KRL saat ini tengah diderek menuju ke Stasiun Kali Angke untuk kemudian dibawa ke Dipo Jatinegara.

Iklan