image

Solobrita.com – Seorang ustadz seharusnya mengajarkan kebaikan atau mengajarkan islam dengan lurus .
Pun begitu juga dengan perilakunya sehari-hari. Tapi ustadz yang satu ini justru menipu korbannya agar mau dinikahi dan tak tanggung-tanggung , 13 wanita dibuat terpedaya.

Seorang ustaz di Malaysia menjadi buron setelah diduga memperdaya belasan wanita. Ustaz bernama Mohd Razis Ismail itu kabarnya mendekati wanita-wanita untuk dinikahi dan dipoligami tanpa mengikuti aturan pernikahan resmi di Malaysia.

Tersangka yang katanya mantan Imam Masjid Alice Spring di Australia itu bahkan mendapat julukan ustaz casanova.

Jabatan Agama Islam Wilayah Persekutuan (Jawi) memburu Mohd Razis karena diduga menipu lebih 13 wanita melalui pernikahan palsu dan berpoligami tanpa izin Pengadilan Agama.

Menurut Direktur Jawi, Paimuzi Yahya yang dikutip kantor Bernama, surat perintah penangkapan telah dikeluarkan atas nama Mohd Razis oleh pihak Mahkamah Syariah Kuala Lumpur pada 25 Oktokber lalu.

Ustaz yang juga memiliki nama samaran Arrozi Abdul Rahman itu gagal hadir ke pengadilan, untuk melanjutkan proses hukum di Bagian Penegakan Jawi.

Kesalahan yang dilakukan tersangka adalah menikah tanpa prosedur yang ditetapkan baik dari segi hukum dan juga hukum syariah.

Kebanyakan pernikahan dan perceraian pria ini adalah tidak terdaftar berdasarkan hukum Malaysia, sehingga terjadi penganiayaan dan pengabaian terhadap isteri-isteri dan anak-anak tersangka,” kata Paimuzi.

Dalam aksinya, Mohd Razis mendekati korban dan keluarga korban dengan penampilan dan karakter seorang yang mahir ilmu agama, sehingga membuat korban dan keluarga korban percaya padanya.

Tersangka juga mengaku masih bujang dan menggunakan gelar Ustaz Arrozi Abdul Rahman dan Ibnu Ar Razi,” katanya.

Menurut Paimuzi lagi, kebanyakan yang diincar pria ini adalah mahasiswi perguruan tinggi yang kebanyakan terpedaya dengan perwatakannya.

Sementara korban yang terpedaya adalah wanita yang memiliki karakteristik keagamaan dan berstatus janda dengan penghasilan tinggi.

Sebelumnya, salah seorang istri tersangka telah dijatuhi hukuman penjara tiga bulan dan lima kali cambuk oleh Mahkamah Syariah pada 8 September lalu. Setelah mengaku bersalah melakukan persetubuhan luar nikah dari tahun 2012 sampai 2015 dan memiliki dua orang anak hasil hubungan tidak sah bersama tersangka. Tersangka seharusnya hadir di pengadilan pada tanggal itu, tetapi dia tidak muncul.

Dari 13 orang istri yang diketahui, hanya lima orang yang bersedia bekerja sama dan membantu penyelidikan yang dilakukan oleh Jawi.

library : mynewshub.cc, dream.co.id

Iklan