image

Solobrita.com – Setiap orang pasti punya hobi masing-masing , bahkan ada beberapa yang punya hobi unik bahkan aneh.

Di adalah Olivya Bendon. Lahir dan besar di Toraja, membuat Olivya  tidak asing lagi dengan suasana pemakaman. Sejak kecil wanita yang akrab disapa dengan Olive ini sering diajak oleh almarhum sang ayah untuk melihat prosesi pemakaman di kampung halamannya tersebut. Toraja yang berada di Sulawesi Selatan ini memang terkenal dengan wisata upacara pemakaman adat.

Kebiasaannya untuk mengunjungi makam itu sempat terlupakan setelah kuliah dan merantau di Jakarta. Tapi itu tidak berlangsung lama. Ketertarikan tersebut muncul kembali ketika Olive mengikuti kegiatan Plesiran Tempo Doeloe (PTD) yang digagas oleh komunitas Sahabat Museum (Batmus) pada tahun 2005. Saat itu Olive yang menjadi volunteer bersama komunitasnya berkunjung ke Pulau Onrust di Kepulauan Seribu.

image

Kegiatan tersebut dipandu oleh Lilie Suratminto yang tidak lain adalah penulis buku Makna Sosio-Historis Batu Nisan VOC di Batavia. Saat itu Olive dibuat terkesima bahwa ada seseorang yang mampu membaca enkripsi pada makam tua.
“Saya memang suka traveling namun sampai sekarang saya enggak nyangka wisata ke kuburan menjadi hobi saya,” katanya.

Namun , tidak sembarang makam yang menjadi destinasi Olive. Dia hanya mengunjungi makam-makam tua tempat disemayamkannya orang-orang yang memiliki pengaruh besar semasa hidupnya. Antara lain makam Sultan Iskandar Muda, Panglima Polim, Teuku Cik Ditiro, Hasan Tiro, Sultan Hasanuddin, Pangeran Diponegoro, makam raja-raja di Aceh, makam raja di Sila Maluku, Jenderal AWS Mallaby, Jenderal Simon Spoor, Laksamana Malahayati, Raden Saleh, Olivia Mariamne Raffless, Rudolf Kohler, makam para suster Ursulin, makam beberapa gubernur Hindia Belanda, makam para pengungsi vietnam di Pulau Galang dan lain sebagainya.

image

Makam-makam di luar negeri juga jadi sasaran Olive. Beberapa yang pernah didatangi adalah Fort Canning di Singapura, Captain Francis Light (pendiri Penang), James Richardson Logans (orang yang pertama kali mencetuskan nama Indonesia pada abad ke-19), Thomas Leonowens suami dari Anna Leonowens guru anak-anak raja Thailand yang kisah hidupnya diangkat ke dalam film The King & I.

Wanita pecinta sejarah ini mengaku banyak belajar dari hobi uniknya tersebut. Ketertarikannya terhadap seseorang yang dimakamkan tersebut membuatnya selalu membaca buku dan mempelajari kisah hidup orang tersebut. Olive sendiri tidak pernah menargetkan harus mengunjungi makam siapa saja.

Yang pasti, pengennya sih suatu waktu bisa berkunjung ke City of Date Dargavs di Rusia, Newgrange di Irlandia, ke Cape Town untuk menyusuri jejak Ingrid Jonker dan Maria van Riebeek serta melihat dari dekat jejak sunyi di Rwanda. Entahlah makam siapa pun yang ada di sana, saya mengikuti panggilan jiwa dan meminta restu dari sang pemilik hidup ini,” tutupnya.

Unik dan sangat aneh bukan, yang lain pada ke paris, vegas , disneyland , si Olive ini malah mengunjungi kuburan.

Admin ada reques nih sama Olive…tolong kunjungi makamnya DN Aidit PKI , Karto Suwiryo DI/TII dan Makamnya Syeh Siti Jenar , kalau ketemu kirim ceritanya di blog ini ya…

Library : brilio.net

_______________________________
Powered by : M2000 production
_______________________________

Iklan