image

Solobrita.com – Pemirsa sekalian, pada artikel perdana edisi Hijrah Story kali ini, kita akan simak bersama, bagaimana seorang tentara Soviet yang dulunya berfaham komunis atau tidak mempercayai adanya Tuhan, kemudian setelah ditugaskan di Afganistan ( kampungnya umat muslim ) , akhirnya malah justru memeluk agama Islam.
Oh ya pemirsa, Hijrah Story akan menjadi rangkuman kisah-kisah religi ( mendapat hidayah ) yang akhirnya memeluk Islam, atau sudah Islam tapi menjadi lebih religius .
Ada juga artikel lainnya yaitu Hijab Story , yaitu kumpulan cerita wanita muslim yang pertama kali berhijab.

Kisah-kisah seperti ini admin ambil dari berbagai sumber, atau pemirsa juga dapat mengirimkan kisahnya di email admin ( masshar2000@gmail.com ) , dan akan admin rilis di artikel selanjutnya.


Seperti dilansir dari merdeka.com, berikut kisahnya.

Sekitar tahun 1980 , Uni Soviet melakukan invasi militer besar-besaran ke Afganistan. Perlawanan hebat pun  diberikan oleh rakyat Afghanistan.Mereka tidak terima tanah airnya jatuh ke tangan Soviet, yang merupakan negeri komunis. Alhasil, 265 tentara dinyatakan hilang di negara itu.

image

Bakhretdin Khakimov merupakan salah satu dari ratusan serdadu yang hilang dan memilih menjalani hidupnya di Afghanistan. Kini, dia telah mengganti namanya dengan Sheikh Abdullah, dan mengubah gaya hidupnya penuh dengan nuansa islami.
Wajahnya kini dipenuhi jenggot, ditambah busana shalwar kameez, pakaian tradisional tunic dan celana baggy yang banyak dikenakan warga Afghan.
Dia juga berbicara dengan aksen lokal dan sekarang dikenal sebagai pimpinan suku yang sangat dihormati.

Di masa mudanya, Abdullah merupakan staf intelijen Soviet. Pria yang besar di Uzbekistan ini diperintahkan untuk membunuh para mujahidin.
Sebelum terjun ke medan tempur di Afghanistan, Abdullah merupakan anak yang diadopsi seorang perwira di KGB ( kalau di Amerika CIA ).
Ketika itu, dia sangat menikmati masa mudanya di ibu kota Uzbekistan, Samarkand dengan mabuk-mabukan serta hidup sebagai pemuda ateis.
“Sangat aneh ketika saya mengingatnya kembali,” ujar Abdullah, demikian dikutip dari laman Star and Stripes, Senin (22/6).

Namun, semua itu berubah ketika Abdullah ditugaskan ke Afghanistan. Selama tiga tahun di sana, ia sempat memimpin 100 orang pasukan.
Sebuah pertempuran di Provinsi Herat pada 1983 telah mengubah hidupnya. Dia mengalami luka parah, peluru mengenai kepala dan punggungnya. Luka itu membuatnya pingsan cukup lama.
Beberapa hari kemudian, dia pun siuman. Namun, dia terkejut mendapati dirinya berada di rumah salah seorang warga Afghanistan, bukan di markas tentara Soviet. Kondisi itu membuatnya pasrah atas keselamatannya.
“Ketika saya membuka mata, saya berada di tengah sebuah keluarga. Di sana ada anak-anak yang melihat saya, dan mereka bicara dengan bahasa yang tidak saya pahami,” kenang dia.

Meski menghadapi tentara dari negara agresor, namun keluarga tersebut tak menunjukkan rasa takut kepada dirinya. Mereka pun merawatnya dengan baik, hal ini membuatnya sangat tersentuh.
Kebiasaannya mengonsumsi alkohol tak lagi dilakoninya, sebab keluarga ini selalu menolak memenuhi permintaannya.
Berbeda jika Abdullah meminta rokok, salah satu keluarga akan berjalan kaki bermil-mil jauhnya hanya untuk membeli satu slop rokok termahal.
“Saya punya kenangan indah bersama mereka. Saya sangat berterima kasih atas apa yang mereka lakukan.”

Selama masa penyembuhan, dia mulai mempelajari tentang Islam. Sejak itu, pandangannya pun berubah drastis, dia pun mulai mengucapkan kalimat syahadat, dan bergabung bersama para mujahidin melawan tentara Soviet dan memutuskan untuk tinggal di sana.
Abdullah kemudian menikahi seorang gadis Afghan dan dikaruniai seorang anak perempuan.

Uni Soviet ( Rusia ) terus berusaha untuk memulangkan ratusan prajurit, termasuk Abdullah.
Setelah 33 tahun, mereka sempat meminta Abdullah untuk pulang, namun dia menolaknya. Abdullah sudah menemukan hidup baru di tengah umat Muslim Afghanistan.

image
Abdullah, dulu dan sekarang

Subhanallah, Maha Suci Allah , Dia yang berkuasa atas makluknya, yang berkuasa membolak-balikkan keadaan.

Abdullah adalah salah satu contoh orang yang mendapat Hidayah dan berhasil merubah hidupnya…dari tidak berTuhan menjadi seorang muslim taat.
Namun semua itu tidak akan terjadi tanpa campur tangan Allah, Dialah yang memberi hidayah yang memberi kesempatan pada Abdullah untuk memeluk dan mendalami agama Allah , ISLAM.

ISLAM is my way…

library : merdeka.com

________________________________________
Mari berbagi berita ,
kirimkan artikel anda di email kami.
Dan buat kamu yang ingin tampil eksis dan pingin banyak teman, kirim foto plus biodata kamu di
masshar2000@gmail.com
________________________________________

Iklan