image
Militan OPM

Solobrita.com – Berita mengejutkan dan cukup berani di lontarkan oleh Organisasi Papua Merdeka.
Organisasi yang tetap tumbuh dan berkembang di Papua ini sebelumnya hanya bergerilnya dan hanya membuat teror dikawasan pedalaman Papua.

Kini, melalui Pimpinan Organisasi Papua Merdeka (OPM) Enden Wanimbo, OPM menyatakan perang terbuka dengan seluruh masyarakat Indonesia yang bukan orang Papua ( terutama TNI tentunya ).
Hal itu merupakan bentuk penolakan dari OPM secara resmi, terhadap semua usaha dialog perdamaian yang dilakukan oleh pemerintah guna penyelesaian konflik yang berkepanjangan di tanah cendrawasih tersebut.

Apa tanggapan TNI ?

Menanggapi tantangan terbuka dari OPM ternyata TNI hanya tenang-tenang saja.
Mabes TNI ternyata tak mau menanggapi pernyataan perang terbuka organisasi papua merdeka (OPM) itu. Kapuspen TNI Mayor Jenderal Fuad Basya mengatakan, jika pernyataan perang terbuka ditanggapi akan menjadi besar.
“Nggak usah ditanggapi, kalau ditanggapi kita nanti jadi besar. Dulu ISIS Abu Jandal, sekarang sudah mati. Kalau ditanggapi mereka akan semakin besar, dia tidak akan berbuat apa-apa,” kata Fuad , seperti dilansir dari merdeka.com, Senin (25/5).

Namun bukan berarti TNI hanya berdiam diri saja, pasukan TNI telah siap menghadapi ancaman apa pun. Termasuk ancaman dari OPM yang menginginkan perang terbuka.
“Kalau ancam ya coba saja, jangan ancam-ancam saja,” tegas Fuad.
Menurut dia, kondisi Papua telah kondusif dari permasalahan apa pun. Namun, jika OPM menyerang indonesia akan diberikan perlawanan oleh masyarakat Papua sendiri.
“Ya pastilah rakyat akan marah, sama juga di Aceh. Tidak ada separatis di Aceh,” tutupnya.

Kira-kira tantangan perang terbuka  OPM ini ancaman serius bagi Indonesia kah ?

image
Protes pembebasan Papua Barat di Melbourne , Australia

Jika kita pernah membaca ” humor Gusdur ” tentang Papua ini , pemirsa pasti tertawa sendiri, coba simak ya ,

” waktu itu Gusdur presidennya, suatu ketika Wiranto yang saat itu menjadi Pangab dan mendapat laporan dari anak buahnya kalau OPM mengibarkan bendera di saat perayaan HUT kemerdekaan RI.Kemudian Wiranto melaporkan kepada Presiden Gusdur.
Wiranto ( W ) : Gus, OPM berani mengibarkan bendera terang-terangan.
Gusdur ( G ) : tidak apa-apa
W : kog tidak apa-apa Gus, itu kan makar ?
G: tidak apa-apa
W : bagaimana sih Gus ,
G : memangnya mereka mengibarkannya dimana ?
W : berdampingan dengan bendera merah putih
G : oh begitu , tapi lebih tinggi mana dengan merah putih ?
W : tinggian merah putih Gus , tapi disampingnya persis
G : oh yah sudah biarin saja, anggap saja itu umbul-umbul, gitu aja kog repot.
W : …..????

Iklan