image

Solobrita.com – Program sejuta rumah murah untuk rakyat menengah kebawah dari pemerintah memang bukan isapan jempol belaka.

Presiden Joko Widodo menargetkan program sejuta rumah murah akan selesai tahun ini. Program ini menyasar kebutuhan masyarakat kelas menengah-bawah
yang belum memiliki rumah sendiri. Untuk
tahun ini, program sejuta rumah akan
dibangun serentak di delapan provinsi.
“Program pembangunan sejuta rumah untuk
rakyat ini bertujuan untuk memenuhi kekurangan rumah di Indonesia yang mencapai 13,5 juta unit,” kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno seperti dilansir dari situs Sekretariat Kabinet di Jakarta , Kamis (7/5).
Pratikno mengatakan sekitar 60 persen atau
sebanyak 603.516 dari program sejuta rumah ini ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

image

Berikut harga jual rumah untuk kelas ini :
1. Wilayah Jabodetabek Rp 120 juta per unit
2. Pulau Jawa (selain Jabodetabek) Rp 105 juta per unit
3. Pulau Sumatera (kecuali Bangka Belitung) Rp 105 juta per unit
4. Pulau Kalimantan Rp 118 juta per unit
5. Pulau Sulawesi Rp 110 juta per unit
6. Papua dan Papua Barat Rp 165 juta per unit.

Sisanya, sebanyak 396.484 unit rumah atau 40 persen diperuntukkan bagi kalangan menengah.
Pemerintah mengalokasikan dana dari
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
2015 senilai Rp 13 triliun.
Presiden Jokowi sendiri telah meresmikan peluncuran program ini pada 29 April lalu di kawasan industri Ungaran, Semarang, Jawa Tengah.

Untuk mempercepat terealisasinya program ini, Pratikno menambahkan, Presiden Jokowi telah memerintahkan jajarannya untuk membuat atau mengubah kebijakan yang sudah ada.
Kebijakan itu antara lain peningkatan batas
atas rumah yang bebas Pajak Pertambahan
Nilai (PPN) dari maksimal harga Rp 140 juta
menjadi Rp 300 juta.
Rumah yang dibangun dengan memakai
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan
(FLPP) atau rumah bersubsidi ini, nantinya
akan dijual dengan harga relatif murah dan
bunga cicilan rendah.
“Kalau rumah komersial uang muka dipatok 20 persen, rumah bersubsidi ini hanya menetapkan uang muka sebesar 1 persen dari harga jual. Begitu pula bunga kreditnya hanya sekitar 5 persen yang bisa dicicil hingga 20 tahun,” kata Pratikno.
Untuk pembiayaan Program Sejuta Rumah,
pemerintah menggandeng bank BUMN seperti BTN.

Rumah yang dibangun dalam program sejuta rumah untuk rakyat ini memang masih tergolong murah. Cicilan rumah dimulai dari Rp 700.000 per bulan.
Direktur KPR Bank Tabungan Negara (BTN), Mansyur N. Nasution menyebut cicilan rumah MBR masih sesuai harapan masyarakat.
“Mekanisme cicilan itu tergantung dari kreditnya, misal 20 tahun jadi indikasi
cicilannya mulai Rp 700.000, tergantung jumlah kreditnya,” pungkas Mansyur.

Library : merdeka

Iklan